Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
PosoPotret

Longsor di Desa Watuawu Putuskan Jalan Trans Sulawesi, Pemerintah Bergerak Cepat

×

Longsor di Desa Watuawu Putuskan Jalan Trans Sulawesi, Pemerintah Bergerak Cepat

Sebarkan artikel ini
Jalan Trans Sulawesi di Desa Watuawu, Kabupaten Poso, terputus akibat longsor. Foto: Humas Pemda Poso

KlikParigi.id – Jalan Trans Sulawesi di Desa Watuawu, Kabupaten Poso, terputus akibat longsor pada Kamis (23/1/2025) pagi, yang mengakibatkan terganggunya transportasi dan akses masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Poso bersama TNI, Polri, BPBD, DPRD, BPJN, dan pemerintah desa setempat bergerak cepat menangani dampak bencana ini.

Example 300x600

Setelah menerima laporan kejadian, pemerintah desa segera mengevakuasi warga di sekitar lokasi longsor untuk mengantisipasi risiko longsor susulan. Bersama TNI, Polri, dan Dinas PU, jalur lalu lintas dialihkan sementara melalui jalan desa sebagai rute alternatif.

Baca Juga:  Wabup Poso Lepas Peserta Jalan Santai Family Day 2025

Bupati Poso, dr. Verna G.M. Inkiriwang, menyebutkan bahwa jalan tersebut merupakan jalan nasional sehingga penanganannya dilakukan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN).

“Kami sudah berkoordinasi dengan BPJN untuk memastikan perbaikan segera dilakukan. Saat ini, jalan desa digunakan sebagai jalur alternatif sementara,” ujar Bupati Verna. 

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjauhi lokasi longsor karena kondisi tanah yang masih labil.

Hasil koordinasi antara Bupati Poso dan Kepala BPJN mencakup:

  1. Pengiriman Jembatan Darurat (Bailey): BPJN sedang mengirimkan jembatan sementara yang akan dirakit di lokasi. Proses pemasangan diperkirakan memakan waktu 2–5 hari.
  2. Penanganan Awal: Tim BPJN telah dikerahkan untuk melakukan tindakan darurat.
  3. Penggunaan Jalur Alternatif: Jalan desa difungsikan sebagai jalur sementara, dan penerangan tambahan telah dipasang di jalur tersebut dan area longsor.
Baca Juga:  Menjaga Kualitas Udara, Rusdy Mastura Teken MoU Pengoperasian SPKUA di Morowali


BPBD Kabupaten Poso juga mengambil langkah cepat, meliputi:

  • Melakukan kaji cepat dampak longsor untuk menghitung jumlah korban terdampak dan kerugian.
  • Membantu warga memindahkan barang-barang ke tempat aman.
  • Berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pengalihan lalu lintas.
  • Mendirikan tenda pengungsian untuk warga terdampak di lokasi aman.

Langkah-langkah tanggap darurat terus dilakukan agar transportasi segera pulih. Pemerintah Kabupaten Poso juga memastikan pendampingan terhadap proses perbaikan yang dilakukan BPJN.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mematuhi arahan petugas, dan mendukung upaya penanganan bencana ini demi keselamatan bersama.

Baca Juga:  Kepemimpinan Berkualitas: Bupati Poso Mendorong Etos Kerja dan Profesionalisme ASN dalam Pelaksanaan Kebijakan Publik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *